WORD WIDE  WEB secara luas lebih dikenal dengan istilah web. Web pertama kali diperkenalkan pada tahun 1992. Hal ini sebagai hasil usaha pengembangan yang dilakukan  CERN di Swiss. Internet dan web adalah dua hal yang berbeda , internet merupakan perangkat keras, sedangkan web adalah perangkat lunak. selain itu, protokol yang dipakai oleh keduanya juga berbeda. Internet menggunakan TCP/IP sebagi protokol oprasionalnya, sedangkan web menggunakan HTTP (Hyper Text Transfer Protokol).

Web disusun di halaman – halaman yang menggunakan teknologi web dan saling berkaitan satu sama lain. Suatu standar teknologi web saat ini sudah tersusun, meskipun penerapannya belum didukung oleh seluruh pengembang web. Standar ini disusun oleh suatu badan yaitu WORD WIDE WEB CONSORTIUM (W3C) standar ini dibutuhkan karena semakin banyak variasi dalam teknologi web sehingga terkadang satu sama lain tidak comportable.

STANDAR TEKNOLOGI WEB

Secara umum teknologi desain web terbagi menjadi beberapa layer (lapisan), yaitu struktural layer presentation layer dan behavioral layer.

1. STRUKTURAL LAYER

Layer ini berhubungan dengan struktur dokumen web, bagaimana sebuah dokumen tersusun, format apa yang dipakai, tanda atau mark up, apa yang digunakan merupakan bagian dari layer ini. Standar teknologi yang direkomendasikan saat ini adalah EXTENSIBLE HYPERTEXT MARK UP LANGUAGE (XHTML) dan EXTENSIBLE MARK UP (XML). XHTML adalah HTML versi terakhir (4.01) yang ditulis ulang dengan aturan – aturan yang lebih ketat mengacu pada XML, sedangkan XML adalah sekumpulan aturan untuk menyusun bahasa Mark Up.

 2. PRESENTASI LAYER

Layer ini berhubungan dengan bagaimana mengatur tampilan dokumen pada layar suara yang keluar, atau bagaimana format pencetakan dokumen pada teknologi web lama, bagian ini menyatu dengan struktural layer. Tetapi pada standar baru, layer ini disarankan untuk dipisah, yang termasuk teknologi ini adalah CASCANDING STYLE SHEET (CSS).

3. BEHAVIORAL LAYER

Layer ini berhubungan dengan masalah penggunaan bahasa script dan pemprograman untuk tujuan meningkatkan sisi interaktif dan dinamis halaman web yang termasuk dalam layer ini adalah DOCUMENT OBJECT MODEL (DOM) dan JavaScript. DOM memungkinkan suatu dokumen atau script untuk mengakses atau mengupdate isi, struktur, style, dan dokumen JavaScript merupakan teknologi yang cukup lama dan tetap digunakan untuk menambah dokumen menjadi interaktive.

WEB STATIS DAN WEB DINAMIS

Halaman web dapat digolongkan menjadi web statis dan web dinamis, pengertian web statis dan web dinamis seringkali mengundang perdebatan. Sebagian bengguna internet menyatakan jika pada halaman – halaman web dilengkapi dengan animasi yang bergerak maka disebut web dinamis, sedangkan jika halaman – halaman web tersebut hanya berisi text dan gambar yang tidak bergerak maka disebut web statis. Namun berdasarkan kesepakatan maka pengertian statis dan dinamis tidak ditentukan oleh ada atau tidaknya animasi bergerak pada halaman – halaman web, tetapi ditentukan oleh isi atau informasi yang ada pada halaman – halaman tersebut.

Data dan informasi yang ada pada web statis tidak berubah – ubah. Dokumen web yang dikirim kepada client akan sama isinya dengan apa yang ada di web server. Sedangkan web dinamis memiliki data dan informasi yang berbeda – beda tergantung input apa yang disampaikan client. Dokumen yang sampai di client akan berbeda dengan dokumen yang ada di web server. Contoh paling  mudah untuk membedakan web statis dan web dinamis adalah bila kalian membuka situs Google. Halaman awal adalah statis karena kita tidak melihat perubahan isi atau informasi. Halaman ini baik di komputer client maupun di web server akan sama. Namun begitu kita memasukan kata pada text box yang tersedia kemudian menekan tombol search, maka kita sedang berinteraksi dengan web server Google, web server akan mengirimkan halaman web sesuai yang diminta oleh client, tampilan disisi client akan berupa daftar alamat dan keterangannya. Sedangkan disisi server isi dokumennya adalah serangkaian kode – kode untuk mencari apa yang di inputkan client.